Secara garis besar makanan khas Pontianak, bisa dikatakan sangat bergaya Melayu sekali. Sehingga, untuk jenis makanannya sendiri, hampir sama dengan kepulauan lain yang penduduknya sebagian suku Melayu. Seperti Sumatera, misalnya. Namun, keanekaragaman jenis makanan tersebut tentunya masih memiliki corak yang unik, khas daerah. Untuk itu, makanan khas Pontianak, juga salah satu bentuk kekayaan citarasa nusantara.
Ada banyak makanan khas Pontianak yang bisa kita cicipi, terutama ketika bulan puasa tiba. Ketika Ramadhan telah tiba, ada banyak menu istimewa yang bertebaran dan bisa dijadikan salah satu menu untuk berbuka puasa. Biasanya sesuatu yang rasanya manis, terutama kue-kue akan banyak diburu sebagai makanan kecil untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah kue Bingke.
Pada zaman dahulu, untuk pembuatan kue bingke bisa dikatakan tergolong sulit. Hal itu dikarenakan sarana & prasarana yang digunakan masih sangat sederhana & sangat minim. Misalnya, dari bahan bakar yang digunakan untuk memanggang kue. Kue bingke secara tradisional, proses pemanggangannya hanya memakai kayu bakar atau arang saja. Oleh sebab itu, di zaman dulu, tidak banyak orang yang ingin membuat kue bingke ini.
Jika anda datang ke wilayah Borneo, khususnya ke Pontianak anda akan bisa menemui kue bingke. Makanan khas Pontianak ini memiliki citarasa manis dengan teksturnya yang lembut, sehingga cocok dinikmati pada saat buka puasa. Kue binke terbuat dari berbagai macam campuran seperti telur, santan, terigu dan gula. Kue tradisional Pontianak ini juga amat dikenal sebagai oleh-oleh khas daerah ini.
Bahan untuk pembuatan kue bingke cukup sederhana sehingga bisa diperoleh di warung ataupun pasar, berdasarkan proses pengolahannya, ada dua jenis kue bingke. Yaitu kue yang dipanggang, dan ada yang dikukus biasa disebut bingke berandam. Biasanya kue bingke cetakannya berbentuk daun semanggi dengan kelopak enam, namun ada pula yang berbentuk lingkaran. Bagi anda yang penasaran bagaimana cara pembuatan kue Bingke ini, berikut resepnya.
Bahan-bahan :
Cara membuat :
ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Kue bingke ini mudah kering apabila telah dikeluarkan dari loyang. Maka, ada beberapa tips agar kue bingke lebih tahan lama dan enak dimakan. Sebelum anda menyimpannya ke dalam wadah, sebaiknya lapisi terlebih dahulu bingke, dengan menggunakan alumunium foil lalu bungkus rapi dan bisa dimasukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat.
Anda bisa menyimpan kue ini di dalam lemari es. Anda bisa menaruhnya di chiller. Namun, Jangan pernah meletakkan bingke di freezer! Karena apabila bingke beku, maka akan kandungan nutrisi, kualitas kue baik dari tingkat kelembutan, aroma, dan rasanya akan berkurang.
Itulah resep kue bingke yang merupakan makanan khas Pontianak yang biasa dijadikan oleh-oleh ataupun menu andalan masyarakatnya untuk berbuka di waktu Ramadhan tiba. Selamat mencoba, kelegitan dan manisnya kue Bingke khas Pontianak ini.
Ada banyak makanan khas Pontianak yang bisa kita cicipi, terutama ketika bulan puasa tiba. Ketika Ramadhan telah tiba, ada banyak menu istimewa yang bertebaran dan bisa dijadikan salah satu menu untuk berbuka puasa. Biasanya sesuatu yang rasanya manis, terutama kue-kue akan banyak diburu sebagai makanan kecil untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah kue Bingke.
Pada zaman dahulu, untuk pembuatan kue bingke bisa dikatakan tergolong sulit. Hal itu dikarenakan sarana & prasarana yang digunakan masih sangat sederhana & sangat minim. Misalnya, dari bahan bakar yang digunakan untuk memanggang kue. Kue bingke secara tradisional, proses pemanggangannya hanya memakai kayu bakar atau arang saja. Oleh sebab itu, di zaman dulu, tidak banyak orang yang ingin membuat kue bingke ini.
| Img. bingkealhisyam.wordpress.com |
Bahan untuk pembuatan kue bingke cukup sederhana sehingga bisa diperoleh di warung ataupun pasar, berdasarkan proses pengolahannya, ada dua jenis kue bingke. Yaitu kue yang dipanggang, dan ada yang dikukus biasa disebut bingke berandam. Biasanya kue bingke cetakannya berbentuk daun semanggi dengan kelopak enam, namun ada pula yang berbentuk lingkaran. Bagi anda yang penasaran bagaimana cara pembuatan kue Bingke ini, berikut resepnya.
Bahan-bahan :
- 3 butir telur ayam
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok teh garam
- 600 cc santan kental
- ½ kaleng susu kental manis
- 100 gram mentega, dicairkan
Cara membuat :
- Anda kocok semua bahan sampai larut, dengan memasukkan bahan sedikit demi sedikit, bergantian, sampai habis dan aduk hingga rata.
- Setelah bahan menjadi adonan, masukkan adonan ke dalam loyang kemudian panggang dalam oven hingga warnanya kecokelatan dan matang.
- Setelah kue matang, diamkan hingga dingin, baru dapat dikeluarkan dari loyang.
- Selamat menikmati kue, dengan secangkir the atau kopi
ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Kue bingke ini mudah kering apabila telah dikeluarkan dari loyang. Maka, ada beberapa tips agar kue bingke lebih tahan lama dan enak dimakan. Sebelum anda menyimpannya ke dalam wadah, sebaiknya lapisi terlebih dahulu bingke, dengan menggunakan alumunium foil lalu bungkus rapi dan bisa dimasukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat.
Anda bisa menyimpan kue ini di dalam lemari es. Anda bisa menaruhnya di chiller. Namun, Jangan pernah meletakkan bingke di freezer! Karena apabila bingke beku, maka akan kandungan nutrisi, kualitas kue baik dari tingkat kelembutan, aroma, dan rasanya akan berkurang.
Itulah resep kue bingke yang merupakan makanan khas Pontianak yang biasa dijadikan oleh-oleh ataupun menu andalan masyarakatnya untuk berbuka di waktu Ramadhan tiba. Selamat mencoba, kelegitan dan manisnya kue Bingke khas Pontianak ini.